Ini adalah Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar, Prof. Dr. Fendy Suhariadi, MT, Psi. (41 tahun), dalam Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia pada Fakultas Psikologi Universitas Airlangga di Surabaya pada hari Sabtu Tanggal 25 Agustus 2007. Beliau adalah profesor termuda di lingkungan Universitas Airlangga. Sekarang mendapat kepercayaan sebagai Direktur Sumber Daya Unair. Selain itu, beliau juga Dewan Ahli LP3T. Silahkan menikmati kesegaran ide-idenya…. dengan klik
Entries from January 2008
Paradigma PENGELOLAAN MANUSIA Dalam Organisasi
January 25, 2008 · 5 Comments
Categories: Appreciative Organization
Jember Fashion Carnaval
January 15, 2008 · 4 Comments
Ceremonial
Sebanyak 400 an peserta berkarnaval, ber fashion run way dan dance, di jalan utama kota Jember disaksikan oleh ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Mereka terbagi dalam 8 defile yang masing-masing defile mencerminkan trend fashion pada tahun yang bersangkutan. Defile pertama adalah defile Archipelago yang mengangkat tema busana nasional dari daerah tertentu secara berkala seperti Jawa, Bali, Sumatera, dan seterusnya. Defile lainnya mengangkat tema fashion yang sedang trend apakah dari suatu negara, kelompok tertentu, film, kejadian atau peristiwa global lainnya. Semua busana dibuat dalam bentuk costume yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih penghargaan-penghargaan.
(more…)
Categories: The Dancing Leader
Mengimajinasikan Semesta
January 8, 2008 · 4 Comments
Beberapa hari terakhir, saya merasa penuh dengan beban. Berhenti. Keluar. Berhenti. Keluar. Begitulah mungkin hati saya kalau bisa berteriak. Menuntut berhenti dari segala macam urusan. Menuntut keluar dari semua persoalan. Satu persoalan datang, tanpa kenal kompromi, gelap mata persoalan lama belum terselesaikan. Saat saya mengeluh ke seorang kawan. Dia dengan seenaknya tertawa sinis, “Mau keluar? Ndak usah mimpi…lha periuk nasi kamu disitu. Mau makan apa anak isterimu?”.
Dan nasib buruk pun masih berlanjut. Persoalan tidak lagi hadir di dunia nyata. Ketika saya sadar. Persoalan itu mengendap-endap memasuki mimpi saya. Siang yang penat digenapi dengan malam yang gelisah. Sudah kerja tidak nyaman. Tidur pun tak nyenyak. Menjalani hidup saat ini susah. Membayangkan masa depan, “tau ah gelap” kata mahasiswa saya. Nasib. Nasib. Dosa apa hamba gerangan?
(more…)
Categories: The Dancing Leader
Tagged: imajinasi, pemimpin, The Dancing Leader
Mimpi Fariz Memeluk Dunia
January 8, 2008 · 3 Comments
Ninuk Mardiana Pambudy dan Susi Ivvaty
Setiap orang punya mimpi. Bedanya, ada yang terus berangan-angan, bermimpi di atas awan, menebar citra keberhasilan walau menuai ketidakpuasan dan keraguan, tetapi ada yang berani mewujudkan dengan risiko apa pun.
Dynand Fariz (44) termasuk yang terakhir. Dari Jember, Jawa Timur, dia berani bermimpi besar dan mengambil berbagai risko untuk untuk membuat dunia menoleh ke Jember. Jember Fashion Carnaval yang dia rintis pada tahun 2000 semakin dikenal di tingkat nasional dan tahun lalu mulai diundang ke luar Indonesia.
(more…)
Categories: The Dancing Leader
Tagged: imajinasi, menciptakan imaji, pemimpin, perubahan
Menari, Menebar Gairah Hidup
January 8, 2008 · 3 Comments
MENARI, ya, menari. Tidak usah pakai beban macam-macam, yang penting menebar kegembiraan, menebar gairah hidup. Itulah penampilan spektakuler kelompok tari asal Inggris, Spirit of the Dance, di Jakarta Convention Center, Sabtu (10/5) malam. Sekitar 3.600 penonton dibuat terkesima, hati mungkin berbuncah, menyaksikan pertunjukan yang digelar oleh Java Musikindo itu.
(more…)
Categories: The Dancing Leader
Tagged: gairah hidup, menari
Temu Kenali Kekuatan Anda
January 4, 2008 · 1 Comment
Sumber: Aribowo Prijosaksono dan Roy Sembel
DALAM bukunya yang berjudul Now, Discover Your Strengths yang didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh lembaga riset Gallup terhadap lebih dari 2 juta orang Amerika, Marcus Buckingham dan Donal O. Clifton, Ph.D menunjukkan, kunci utama untuk prestasi yang tinggi, kesuksesan dan kebahagiaan adalah melalui upaya untuk mendayagunakan kekuatan kita, bukan dengan mengoreksi atau mengatasi kekurangan dan kelemahan kita. Tahap pertama yang harus kita lakukan adalah menemukan dan mengenali kekuatan kita.
Sayangnya, sebagian besar kita tidak pernah menyadari bakat atau talenta dan kekuatan kita, apalagi kemampuan untuk mendayagunakan kekuatan tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan sebaliknya, karena pengaruh orangtua kita, guru-guru kita, atasan kita, dan bahkan oleh para pakar psikologi, kita justru sangat ahli dalam mengetahui kelemahan kita dan menghabiskan hidup kita hanya untuk memperbaiki atau mengatasi kekurangan atau kelemahan kita tersebut. Kekuatan kita justru kita biarkan dan kita abaikan begitu saja.
(more…)
Categories: Uncategorized
Tagged: Marcus Buckingham, strenght, talent
RSS - Posts






