Entries from May 2009
Versi Ringkas Artikel ini Dimuat di Harian Kompas Jawa Timur hari Selasa, 26 Mei 2009
Imagining, learning and creating for life
Apakah anda pernah mendengar “change or die” atau “tiada yang kekal selain perubahan itu sendiri”? Mungkin sering diantara mendengar slogan-slogan tersebut. Tapi Anda tidak perlu mengingat slogan-slogan itu. Percayalah anda tidak usah menyimpan slogan itu dalam benak anda. Slogan itu banyak diucapkan tetapi tidak dilakukan. Perubahan tetap tidak banyak perhatian. Perubahan hanya sesekali diingat ketika organisasi mengalami krisis. Ketika ditengah krisis yang beresiko kematian maka perubahan baru menjadi pilihan.
(more…)
Categories: Appreciative Organization · MPPO
Tagged: organizational change, organizational development, pengembangan organisasi, perubahan organisasi
Kelana Kota
25 Mei 2009, 18:47:06| Laporan Noer Soetantini
Masih Terfokus Perubahan SDM, Abaikan Pengembangan Organisasi
suarasurabaya.net| Banyak organisasi masih belum sensitif akan kebutuhan perubahan dan pengembangan organisasi. Organisasi masih terfokus pada pengembangan sumber daya manusia, sehingga organisasinya sendiri terabaikan.
Akibat yang muncul saat ini, ungkap Drs C.D INO YUWONO MA Kepala Departemen Psikologi Industri dan Organisasi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya, isu reformasi tidak berjalan seperti yang diharapkan. Reformasi yang didengung-dengungkan hanya common sense.
(more…)
Categories: MPPO

Susunan Acara
Pendaftaran : 08. 00 – 08.30
Sesi 1 : 08.30 – 11.00 WIB :
“Malayani rakyat, Menginovasi organisasi publik”
1. Dani Wahyu Moenggoro (Inspirit, Penggagas Vibrant Facilitation)
2. Amin Sunaryadi (mantan wakil ketua KPK)
3. Prof. Dr. Fendy Suhariadi (PengajarMPPO)
Sesi 2 : 11.00 – 11.30
Peluncuran MPPO: Rektor Universitas Airlangga
Break : 11.30 – 12.30
Sesi 3 : 12.30 – 14.30 WIB
“Optimalisasi keunggulan manusia, Antisipasi perubahan global”
1. Dra. Heriati Gunawan, M.POD (Head of Bussines Development, Bank Permata)
2. Chairul Tanjung (Pemilik dan Komisaris Utama Para Group)
Sesi 4 : 14.30 – 16.30 WIB
“Optimalisasi keunggulan manusia, Antisipasi perubahan global”
1. Hari Bagyo (Presiden Komisaris Otsuka Grup)
2. Bambang Setiawan (Direktur Bank Mandiri)
Sesi 5 : 16.30 – 17.00 WIB
Tempat: Ball Room Hotel Majapahit Surabaya
Investasi Rp. 750.000,-
Untuk pendaftaran 4 orang bonus 1 tiket
Kontak Person Sponsorship dan Pendaftaran:
Wildan Fauzan
081 230 398 118
081 793 11 392
Categories: MPPO
Tagged: organizational change, organizational development, pengembangan organisasi, perubahan organisasi
Mengapa Belajar di MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)?

Program pendidikan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang bertujuan mendidik “Praktisi Perubahan dan Pengembangan Organisasi”
Revolusi cara belajar dengan menggunakan project based learning. Belajar adalah proses mencipta.
Pendidikan yang berorientasi pada pengembangan diri sebagai pijakan perubahan yang lebih luas lingkupnya
Proses pendidikan dilakukan oleh akademisi dan praktisi profesional
Perubahan dan pengembangan organisasi akan semakin menjadi trend di era “the world is flat”. Menjadi lulusan MPPO membangun kesiapan menghadapi trend tersebut.
Jumlah peserta pendidikan MPPO TERBATAS. Hanya untuk 15 orang. Memastikan pembelajaran yang efektif.
Lebih jelas tentang MPPO silahkan unduh KATALOG MPPO versi kualitas tinggi (4.5 MB) dan versi ukuran kecil (928KB)
(more…)
Categories: MPPO
Tagged: Appreciative Inquiry, magister appreciative inquiry, magister pengembangan organisasi, magister perubahan, magister perubahan dan pengembangan organisasi, magister perubahan organisasi
Beberapa hari terakhir, damai anakku punya kebiasaan baru. Kalau main ke rumah temanya, yang namanya vita, mesti pulang sambil mewek, nangis gitu. Ada saja penyebabnya. Terakhir, soal kalah menang. Damai dan vita berdebat soal siapa menang, siapa kalah. Damai gak terima dibilang kalah sama vita. Begitu deh.
Malamnya ngobrol sama mamanya damai. Ujung-ujungnya kami merasa bersalah juga. Kenapa? Karena kalau aku main sama damai, pasti skenarionya damai menang. Betul sih. Memupuk kepercayaan diri. Kesiapan jadi pemenang.Tapi pengalaman dengan vita, membuatku sadar bahwa belajar menerima kekalahan sama berharganya.
Pas beberapa waktu sebelumnya. Ibunya damai bercerita tentang tingkah pola para orang tua bersiasat ketika anaknya “tidak menang” dalam sebuah lomba. Ketika logika menang-kalah dipakai, maka anak ataupun kita tidak lagi menikmati suatu aktivitas. Kita lebih sibuk berpikir tentang bagaimana caranya mendapatkan “piala” sebagai tanda kemenangan atau tidak kalah. Bahkan sampai pada taraf kalah menang kita harus dapat piala. Motivasinya eksternal. Motivasi internal menjadi tumpul. Kita melakukan sesuatu dengan motif “to have”. Hilanglah kenikmatan hidup. Hilanglah kebebasan hidup.
(more…)
Categories: Appreciative Organization
Tagged: organizational development, pengembangan organisasi