Awalnya, mau ngadain di bengawan solo karena alasan sepele, nama yang eksotik. Sayang mau booking tempat ternyata gak bisa. Disuruh langsung datang. Nah pada hari H ternyata semua kursi terisi oleh kawan-kawan club motor. Akhirnya setelah beberapa gelintir gerombolan i2 datang, kami bersepakat untuk pindah ke excelso sutos. Tepat di sebelahnya. Sempat rame sih. Karena ada yang mempermasalahkan excelso itu milik asing. Dari pada rame, langsung aja deh tanya di excelso. Dapat jawaban. Indonesia. Lega deh. Tapi buntutnya, karena pertanyaan itu mereka pikir i2 mau buka franchise excelso. Sebuah brosur excelso di sodorkan ke kami. hahahahaha pada ngakak semua.
Maafkan apabila ada rekan yang sempat nyasar di bengawan solo. Atau bahkan kehilangan jejak i2. Maaf (more…)
Ginta Naufal, 110310631, Budaya Organisasi Sebagai Inti Positif Organisasi
Trans TV, Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya, 2008.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami Budaya Organisasi Sebagai
Inti Positif Organisasi Trans TV. Hal ini dilatar belakangi oleh fenomena
permasalahan internal dan eksternal yang dihadapi organisasi akibat dari
perkembangan arus informasi serta kesuksesan Trans TV menjadi Trend Setter
pertelevisian Indonesia. Untuk mendapatkan pemahaman tersebut, penelitian ini
menggunakan pendekatan appreciative inquiry yang dapat menggambarkan
budaya organisasi tersebut melalui cerita dan kisah inspiratif karyawan sesuai
topik afirmatif yang di tentukan.
Penelitian ini bertipe kualitatif yang mendasarkan prosesnya sesuai
dengan paradigma penelitian social constructionist, paradigma ini digunakan
untuk mengkonstruksikan realitas yang ada di Trans TV. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah narrative methods yaitu dengan jalan mengumpulkan
atau mendengarkan cerita yang ada terkait dengan pengalaman karyawan
bersama lingkungan kerjanya di Trans TV. Untuk mengumpulkan cerita tersebut,
peneliti menggunakan wawancara appresiatif dengan teknik analisis yang
digunakan adalah narrative analysis yang bertujuan untuk mengintepretasi
cerita-cerita yang diberikan keryawan untuk kemudian menjadi inti positif
organisasinya. (more…)
And now, the end is near,
And so I face the final curtain.
My friends, I’ll say it clear;
I’ll state my case of which I’m certain.
I’ve lived a life that’s full -
I’ve travelled each and every highway.
And more, much more than this,
I did it my way.
Regrets? I’ve had a few,
But then again, too few to mention.
I did what I had to do
And saw it through without exemption.
I planned each charted course -
Each careful step along the byway,
And more, much more than this,
I did it my way.
Yes, there were times, I’m sure you knew,
When I bit off more than I could chew,
But through it all, when there was doubt,
I ate it up and spit it out.
I faced it all and I stood tall
And did it my way.
I’ve loved, I’ve laughed and cried,
I’ve had my fill – my share of losing.
But now, as tears subside,
I find it all so amusing.
To think I did all that,
And may I say, not in a shy way -
Oh no. Oh no, not me.
I did it my way.
For what is a man? What has he got?
If not himself – Then he has naught.
To say the things he truly feels
And not the words of one who kneels.
The record shows I took the blows
And did it my way.
Latar Belakang dan Tujuan
Berawal pada tahun 1997, Hunter Douglas menjalankan tiga putaran terpisah dalam Siklus 4-D AI, yang dirancang untuk menghadapi tiga Agenda Perubahan yang masing-masing berdiri sendiri. Prakarsa pertama, disebut Focus 2000, dipusatkan pada perubahan budaya; yang kedua difokuskan pada perencanaan strategis; yang ketiga, disebut Focus on Excellence, dikonsentrasikan pada pengembangan proses bisnis yang ramah-konsumen dan peningkatan proses bisnis. Dalam ketiga prakarsa tersebut, para peserta menjalankan seluruh fase Siklus 4-D AI.
Pada tahun 1985, Hunter Douglas International membeli Thermal Technology Corporation yang memiliki 27 karyawan, dan mendirikan Hunter Douglas Window Fashions Division. Divisi tersebut segera mulai memproduksi dan memasarkan tirai Duette®—sebuah variasi unik yang mirip tirai sarang lebah Thermocell, dibuat dengan kain yang halus dan awet dengan corak pilihan. Selain sangat fungsional dan hemat energi, tirai tersebut juga berhasil dipromosikan sebagai mode untuk rumah—sebuah penutup jendela yang memikat secara gaya dan estetika, ditujukan untuk konsumen kalangan atas. Dari sudut-pandang pemasaran, ini adalah sebuah langkah revolusioner bagi sebuah industri yang sebelumnya hanya memasarkan produk dengan titik berat yang terbatas pada aspek fungsionalnya saja.
Dalam upaya untuk mendapatkan kembali semangat komunitas seperti sediakala, Pellet dan jajaran pimpinan barunya memutuskan untuk memecah divisi ke dalam unit-unit bisnis yang terpisah. Tetapi bukannya membangun semangat komunitas yang lebih besar, perubahan tersebut menciptakan jurang-jurang yang lebih besar—berbagai kesenjangan komunikasi yang sebelumnya memang telah lebar, kini semakin membentang. Para pemimpin kehilangan hubungan dengan aspek bisnis sehari-hari, sementara para karyawan produksi kehilangan kontak dengan segala sesuatu di luar bidang fungsional atau operasional terdekatnya. Struktur unit bisnis yang baru tidak hanya menciptakan tantangan berat dalam bidang komunikasi, melainkan juga membutuhkan sentuhan pengalaman dari siapapun yang menjadi pemimpin divisi—dan banyak diantara mereka yang tidak berpengalaman.
Pada akhirnya, struktur baru tersebut semakin membingungkan orang-orang yang memang kurang jelas memahami tujuan, arah, dan komunitasnya. Tenaga kerja menunjukkan penurunan tingkat motivasi dan inisiatif, yang berakibat pada penurunan tingkat produktivitas. Angka turnover meningkat ketika kebutuhan akan karyawan baru terus meningkat. Dimana-mana, orang mengalami frustrasi, mereka sangat sulit memahami dan bingung dengan keseluruhan misi, visi, dan arah organisasi. Dan pada puncaknya, hasil dari survey tahunan tentang opini karyawan menunjukkan kecenderungan yang menurun dalam hal pengalaman karyawan di Hunter Douglas. (more…)
“The leader of the past may have been a person who know how to tell, but the leader of the future will be a person who know how to ask.” (Peter Drucker)